SEKILAS TENTANG SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci
SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci adalah sekolah yang berwawasan IPTEK dan
IMTAQ
SMA Negeri 1 Pangkalan Kerinci berdiri sejak tahun 1987 dengan kepala
sekolah pertama SYAMSUL KAMAL dan kemudian digantikan oleh Drs.UMAR
DAIRI dan digantikan oleh Drs.Darisman.M.Pd. Sejak tahun 1999 sampai
sekarang.
Luas areal yang dimiliki sekolah ini adalah 2000m2 luas lahan yang
sudah dibangun sampai saat ini luas 140.000m2 dengan jumlah kelas 24
ruang dan laboraterium 5 ruang, perpustakaan, ruang guru, BP,Aula,
Kepsek, Osis dan Ruang olahraga.
Suasana tenang dan udara yang segar jauh dari polusi, lingkungan yang
ramah dan bersih dan terletak di pusat kota kabupaten Pelalawan
menjadikan sekolah ini sebagai sekolah favorit dan terdepan.
Sarana
dan prasarana yang lengkap, internet unlimitied baik wireless dan
wireline memungkinkan sekolah ini menjadi sekolah “CENTER OF EDUCATION
EXCELLENT” di Kab.Pelalawan dan Riau umumnya.
Dibawah kepemimpinan Drs.Darisman.M.Pd., sekolah ini sedang
dipersiapkan menjadi sekolah RSNBI( rintisan sekolah nasional bebasis
internasional) dengan Visi “ terdepan dan menjadi teladan”. Dengan
menerapkan manajeman peningkatan mutu berbasis sekolah (MPMBS) dan
pendidikan berbasis ke unggulan lokal (PBKL) yang telah di mulai sejak
tahun 2006.
Selain program peningkatan mutu, sekolah juga menitik beratkan pada
kebersihan lingkungan diantaranya melalui program GREEN SCHOOL. Pada
peningkatan SDM tenaga guru di syaratkan minimal sarjana S-1 yang juga
harus memiliki relevansi antara kemampuan dengan mata pelajaran yang di
sampaikan, kesanggupan kerja yang tinggi dan mampu menggunakan ICT
dalam mengajar.
RENCANA PENGEMBANGAN
DAN INVESTASI SEKOLAH
SCHOOL DEVELOPMENT VAND INVESTMENT PLAN
(SDIP)
SMA NEGERI 1 PANGKALAN KERINCI
Alamat : Jl. Maharaja Indra
Kelurahan : Pangkalan Kerinci
Kecamatan : Pangkalan Kerinci
Kota : Pelalawan
Propinsi : Riau
Tahun didirikan : 1987
No. SK. Mendikbud : No.0887 / 0 / 1986, 22 Desember 21986
NSS : 30 109 01 03 018
Telepon / Fax : 07617684950
Email : sman1pkl_kerinci@yahoocom
Website : www.sma1pkl-kerinci.com
Contac Person : Irdawaty.SE (08127613547)
- Pendahuluan
Pendidikan Nasional yang berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, beraklak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
Pendidikan dipandang sebagai investasi jangka panjang yang akan menberikan keuntungan jangka panjang pula. Sebagai investasi jangka panjang maka pendidikan harus dirancang sedemikian rupa mengikuti berbagai perkembangan lingkungan internal dan eksternal. Bila pendidikan tidak dirancang sedemikian rupa maka akan menimbulkan tingkat kerugian pada jangka panjang.
Pasal 50 ayat 3 UU no.20 tahun 2003, tentang system pendidikan Nasional berbunyi: Pemerintah dan atau Pemerintah Daerah menyenggarakan sekurang - kurangnya satu satuan pendidikan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan menjadi satuan pendidikan bertaraf Internasional. Untuk mencapai apa yang dimanfaatkan oleh UU no. 20 tahun 2003 maka pendidikan harus diletakkan pada empat pilar yaitu, (1) Learning to Know ( belajar mengetahui ). (2) Learning to do ( belajar melakukan ), (3) Learning to Live together ( belajar hidup dalam kebersamaan ), (4)learning to be {belajar menjadi diri sendiri}
Sekolah adalah suatu system yang merupakan suatu lembaga bulatYang bereksistensi sebagai suatu kesatuan yang satu dalamnya terdiri dari Bagian bagian yang paling berperan dan berkaitan.Sekolah lahir dari kebutuhan kehidupan berbangsa,bermasyarakat dan Bernegara, maka keberadaan sekolah berperan sebagai sarana mewujudkan tujuan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa atau meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Sekolah berstandar internasional sedikitnya haruslah mampu memperbaiki system yang ada dalam bentuk Improving Teaching-Learning Process atau melengkapi system yang ada dalam bentuk Develop Research Collaboration, teacher research center, discucion board atau diskusi teman sejawat. Mengubah system yang ada dalam bebbagai bentuk misalnya ; Develop Management Informatin system.
VISI DAN MISI
VISI
TERDEPAN DAN MENJADI TELADAN
MISI
- Menciptakan dan memelihara lingkungan sekolah yang nyaman untuk bekerja, berkreasi dan belajar
- Menumbuhkan semangat kuunggulan, keindahan dalam penguasaan ilmu dan teknologi, kegiatan seni budaya, aktifitas olahraga, serta pengamalan iman dan taqwa kepada seluruh warga sekolah.
- Memelihara kebersamaan , keterbukaan, kemandiarian, bertanggungjawab, kewirausahaan, pada warga sekolah dalam mewujudkan visi dan misiserta tujuan sekolah.
- Menumbuh kembangkan semangat untuk selalau berusaha agar menjadi terdepan dan menjadi teladan.
TUJUAN SEKOLAH
Pada tahun 2010 SMAN 1 Pangkalan Kerinci bertujuan:
- Memperoleh prestasi tertinggi pada bidang studi tertentu di riau dan Nasional.
- Rata-rata nem naik +2 (IPS) dan +1,5(IPA)
- 50% lulusan diterima masuk perguruan tinggi favorit
- 60% siswa termotivasi ikut olipiade SAINS (IPA/IPS)
- 90% siswa termotivasi ikut lomba karya ilmia
- Melaksanakan pembinaan olahraga, seni dan budaya
- 100% guru telah melakukan inovasi pembelajaran
- 100% siswa muslim mampu membaca Al-qur'an, menyelenggarakan kegiatan keagamaan & sholat berjama'ah di sekolah
- 100% anak ekonomi dan orang tua ekonomi mampu menjadi kawan asuh dan donator sekolah
- 100% siswa dan guru mampu menguasai teknologi imformasi
- 80% alumni terambil bahasa inggris
- 100% guru telah mengikuti oelatihan tingkat propinsi dan 20% telah mengikuti pelatihan tingkat nasional
- 0% kasus pelanggaran berat dari aturan bersama di sekolah
- Terlaksananya kelompok-kelompok diskusi belajar
ANALISIS SWOT
1) Strength
- Sekolah telah berumur lebih kurang 30 tahun, telah banyak mengalami perkembangan dan pengembangan fisik, telah banyak mengalami berbagai perubahan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan.
- Peserta didik yang diterima adalah dengan nilai di atas rata-rata sekolah lain dan lulusan sebagian besar dari nilai akhir di atas rata-rata sekolah lain di Kabupaten Pelalawan.
- Di atas 80% lulusannya diterima di PTN dan beberapa perguruan Tinggi Kedinasan dan Militer, serta melanjutkan studi ke luar negri.
- Nilai prestasi peserta didik cenderung stabil dan naik secara beraturan sebagai gambaran homogenitas kompetensi peserta didik selama mengikuti pendidikan.
- Memiliki alumni yang cukup banyak berhasil di Riau dan di luar Riau dan kini menjadi pimpinan instansi di lembaga swasta maupun pemerintahan.
- Sekolah ini menjadi satu-satunya Di Kabupaten Pelalawan yang masih dipercaya menyelenggarakan program Akselerasi ( progam 2 tahun )
- Sekolah selalu siap menerima pembaharuan kurikulum dan pemantapan silabus serta dapat dilaksanakan secara kondusif.
- Guru mengajarkan berdasarkan kualifikasi yang baik dengan kadar pelaksanaan fungsi professional yang memadai.
- Kebutuhan akan guru terpenuhi secara kualitatif dan kuantitatif sesuai dengan pembinaan yang di bina ( IIA-IIS-Akselerasi)
- Motivasi-motivasi guru secara individu cukup tinggi, karena setiap saat menghadapi siswa yang cerdas, cepat dan kreatif.
- Peserta didik terbiasa menerima pelajaran dalam kecepatan dan volume yang tinggi, di mana jam belajar selesai pada jam 16.00 WIB.
- Kecintaan siswa terhadap sekolah cukup tinggi dimana sebagian besar siswa menghabiskan waktunya di sekolah dan setiap saat sekolah selalu di ramaikan siswa.
- Kegiatan ekstrakurikuler cukup lengkap dan bakat dan minat siswa tersalurkan secara baik dengan guru Pembina kegiatan siswa cukup berpengalaman dalam mengelola potensi siswa.
- Sekolah membina secara regular potensi siswa dalam bidang : kemampuan bahasa asing di labor bahasa, computer dan multi media di labor computer, pembianaan rohis di musholla sekolah.
- Sekolah memiliki prasarana-prasarana multi media bagi pelayanan guru dan siswa dengan produk siswa mampu mengoperasikan internet.
- Sesuai dengan struktur organisasi sekolah, komponen satuan pendidikan dengan tugas dan berfungsi secara profesional dan telah bekerja secara sinergis pada setiap niat dalam pencapaian tujuan pendidikan, visi dan misi sekolah.
- Sekolah berdiri pada komponen yang luas di tengah permukiman masyarakat, prasarana gedung dengan fungsinya masing-masing secara memadai.
- Disamping prasarana gedung pendidikan yang menunjang, di lingkugan sekolah tersedia prasarana olah raga , lapangan sepak bola, lapangan basket, peralatan parkir yang luas, pertamanan yang asri dan terkonservasi secara sejuk-nyaman dan memiliki pagar yang kuat / rapat.
- Peraturan dan disiplin sekolah dibuat sendiri oleh siswa atau koordinasi OSIS, sehingga keputusan disiplin siswa cukup tinggi.
- Suasana Humas sekolah cukup kondusif antara guru, siswa, pegawai yang berlandaskan kepada asas kekeluargaan.
- Masyarakat memiliki keinginan agar anaknya dapat masuk dan dibina oleh sekolah ini, sehingga setelah menjadi siswa perhatian orang tua cukup tinggi dengan komitmen yang kuat.
- Komite sekolah dengan orang tua memiliki kepedulian yang tinggi terhadap sekolah dengan seluruh kegiatannya.
- Guru telah memiliki komitmen yang tinggi untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif.
- PBM teselenggara dengan baik, terjadwal, terukur dengan pencapaian prestasi yang baik oleh siswa dengan mutu yang berkualitas.
- Setiap tahun terjadi peningkatan prestasi belajar siswa dan lulusan yang banyak diterima di berbagai PTN ternama didalam dank e luar negeri.
2) Weakness
- Tidak seluruh mahasiswa undangan dapat terpenuhi dan dapat masuk terutama pada jurusan fafvorit, karena seleksi dengan sekolah di pulau jawa.
- Belum semua guru memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan dan pengajaran bagi perbaikan penyelenggaraan pembelajaran.
- Masih terdapat beberapa siswa yang sukar bersaing karena kelompok terbesar memiliki kecerdasan tinggi, sampai pada bersaing ke PTN ternama.
- Kurikulum yang disempurnakan dan pola pembelajaran yang berubah secara dinamis membuat sebahagian siswa mengalami kesukaran mengikutinya.
- Kesempatan merata yang cukup tinggi dimiliki oleh sebagian besar rombongan belajar, beberapa orang perkelas mengalami kesukaran untuk mengikutinya.
- Kesibukan masing-masing individu guru dalam mengelola pembelajarannya menjadikan kesempatan yang kecil bagi guru senior membina guru yunior.
- Beberapa guru senior memasuki masa pension sehingga populasi guru berpengalaman semakin berkurang untuk membina prestasi dan kualitas kelulusan
- Belum seluruh guru memiliki kemampuan bahasa Ingris
- Belum seluruh guru menguasai kecakapan bidang ICT
3). Portunities
- Masyarakat stakeholder memiliki kepedulian terhadapa sekolah sehingga berbagai bantuan Pemda dan Pemko telah diterimadan dimanfaatkan untuk pembangunan dan pembinaan sekolah
- Guru dan sisiwa sama-sama dapat dipacu untuk berprestasi tinggi apabila dorongan dan supply dapat diberikan kepada sekolah brupa penghargaan dan dalam bentuk lainnya
- Suasana holistic sekolah dapat kembangkan menjadi lembaga pendidikan yang dapat memberikan jaminan mutu yang lebih baik karena kesiapan menyeluruh dari sekolah
- Sekolah dapat menunjukan akuntabilitas terhadap seluruh stakeholder dengan menunjukan tingkat akredetasi yang tinggi, evaluasi yang benar dan otonomi yang membuat sekolah semakin berprestasi.
4). Treath
- Prestasi holisotik sekolah dapat menurun apabila pendekatan psikis dan pendekatan imbal dirubah secara dratis terhadap prestasi kerja professional guru.
- Berkurangnya perhatian stakeholder akan pemenuhan kebutuhan sekolah dengan sarana pendukunnya dapat melemahkan semangat guru dan siswa untuk berprestasi.
- 3. Munculnya sekolah-sekolah binaan yang baru dan beralihnya perhatian terhadap sekolah dapat merusak persaiangan sehat yang pernah dilaksanakan.
- Makasih terdapatnya lulusan yang tidak melajutkan ke pedidikan tinggi.
Analisis Kontingensi SWOT
1) Faktor Internal
Kekuatan nyata:
- Guru dan siswa bersemangat tinggi untuk berprestasi
- Fasilitas pendukung lansung penyelenggarakan pembelajaran memadai / cukup
- Kondisi dan penciptaan suasana kondisif membuat siswa bergairah hadir di sekolah.
- Menjadi sekolah yang dipercaya memiliki mutu tinggi.
Kekuatan Potensial
- Orang tua siswa memiliki perhatian dan bantuan kepada sekolah bila diperlukan.
- Guru dan siswa dapat dipacu berprestasi bila dukungan sekolah secara tetap dan perman dapat dilakukan.
- Telah terbiasa bekerja dalam Tim work
- Keinginan untuk menjadikan sekolah selalu yang terbaik telah cukup kuat jadi azam sekolah komponen sekolah.
2). Faktor Eksternal
- Peluang meyakinkan:
- Bantuan dapat diperoleh dari instasi pemerintah dan swasta untuk kemajuan sekolah.
- Keikutsertaan dalam berbagai lomba dapat meningkatkan marwah sekolah.
- Peluang kurang menyakinkan :
- Berbagai kegiatan ekstrakurikuler dapat dilaksanakan apabila diperoleh bantuan dari berbagai pihak.
- Guru dapat lebih ditingkatkan prestasi kerjanya apabila imbal prestasi dapat ditingkakan.
- Guru akan lebih memiliki wawasan dan pengetahuan bila diberikan lebih kesempatan dalam bentuk pelatihan yang tepat sasaran.
- Keunggulan komparatif yang sangat tinggi
- Kompetisi akreditasi merupakan ajang adu prestasi dan kelulusan.
- Meningkatkan peluang siswa undangan pada PTN tertentu dapat memacu prestasi dan kesempatan siswa.
- Keunggulan komperatif yang paling rendah
- Sebagian kecil siswa dengan prestasi yang rendah dibandingkan temamnya dapat dipacu apabila remedial teaching dapat dilaksanakan secara konsisten.
- Memperhatikan guru dengan melaksanakan monitoring dan pembinaaan khusus dalam pencapaian visi sekolah.
- Analisis yang diperlukan lebih mendalam.
- Sekolaha akan amat berpeluang menjadi sekolah berstandar internasional bila didukung oleh kekuatan sumber daya manusia dan sarana yang makin berkualitas.
- Kemajuan teknologi informasi harus dimaksimalkan pemanfaatannya untuk peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.
- Kemajuan teknologi harus dimanfaatkan sedemikian rupa untuk meningkatkan kualaitas layanan kepada siswa dan orang tua murid.
- Sekolah harus berani memberikan ganransi atas mutu dan pertanggung jawaban moral jika ingin lebih dipercaya masyarakat.
REKAPITULASI PRIFIL
1. Output/Outcome
Standar nilai UAN terrendah yang diterima sebagai siswa baru : Nilai UAN tertinggi pendaftar : 27,67;Nilai terendah pendaftar 19,13
Nilai UN siswa tahun pelajaran 2008/2009
Keadaan nilai ujian nasional TP 2008/2009 rata-rata IPA = 7,86 dan IPS=6,64 nilai ujian nasional tertinggi yang diperoleh siswa kelas IPA adalah 8,26 dan siswa IPS adalah 6,70.
RENCANA DAN PROGRAM(2009/2010)
- Program peningkatan SDM: Guru
- Meningkatkan pelatihan yang terkait dengan peningkatan kualitas profesionalisme sebagai tenaga pendidik atau guru.
- Mengikuti dan menyelenggarakan kegiatan MGMP di sekolah dengan memanfaatkan multimedia
- Menambah buku acuan atau referensi untuk meningkatkan bahan pembeloajaran dan penambahan software pembelajaran.
- Menambah dan meningkatkan sarana teknologi pembelajaran
- Mingingkatkan kualitas layanan siswa dalam belajar dengan pembuatan database untuk penilaian berbasis kelas.
- Mengintensifkan pelaksanaan PBM dengan terpenuhinya semua persyaratan KB, dan pengadosian kurikulum inti dengan standar internasional.
- Melaksankan tambahan belajar.
- Meningkatkan iman dan taqwa guru dengan mengadakan wirid pengajian.
- Menerima pelatihan computer dan internet serta penguasaan tegnologi pendidikan kepada guru sehingga setiap guru menggunakan media dalam menyajikan pengajaran.
- Mengikuti pelatihan bahasa inggris dan mengikuti test Toefl
- Pelatihan pemanfaatan ICT untuk peningkatan kualitas pembelajaran.
- Test kompetensi guru.
- Program peningkatan kualitas SDM
( tenaga pustaka, laboran, TU dan Teknisi)
-
- Mengikuti pelatihan sesuai dengan bidangnya yang diselengarakan oleh pihak sekolah dan pihak lain.
- Memberikan layanan professional dalam bentuk pemberian supervise.
- Melakukan kunjungan dan study banding ke tempat yang dipandang dapat meningktkan profesio9nalisme kerja masing-masing
- Memberikan kesempatan untuk merumuskan pola kerja yang efektif dan efesien dan evaluasi pola kerja.
- Memberikan Reward bagi personil yang dipandang berprestasi dan berdedikasi tinggi, serta melakukan inovasi pada tugas masing-masing.
- Memberi pelatihan teknoplogi sesuai dengan tugas masing-masing personil.
- Tes kompetensi.
C. Program peningkatan pembelajaran
- Melakukan pemantapan seluruh perangkat kurikulum
- Pelatihan bidang pemantapan perangkat kurikulum
- melakukan analisis kebutuhab kurikulum
- Melakukan inovasi bidang kurikulum
- Pembuatan multimedia pembelajaran
- Merintis pelaksanaan diskusi pem,belajaran dengan multimedia
- Mengaktifkan Reseach klinis tindakan kelas dan dibahas secara rutin
- Membenahi Model Moving Kelas
- Pembuatan aplikasi computer untuk peningkatan pembelajaran
- Sarana dan Prasarana
- Mendayagunakan / memanfaatkan seoptimal mungkin alat / bahan media belajar.
- Laboraterium IPA ( Fisika, Kimia dan Biologi)
- Laboraterium bahasa
- Laboraterium computer dan internet
- Perpustakaann umum
- Perpustakaan islam
- Mushola
- Aula dan taman belajar
- Menambah bahan/alat/zat untuk laboraterium
- Penambahan dan pengembangan computer dan alat labor sekolah
- Penambahan buku-buku perpestakaan
- Pemanfaatan perpustakaan multimedia
- Ruang guru
- Ruang bimbingan konseling
- Ruang olah raga
- Ruang Teacher reseach Center.
2. Meningkatkan 7K serta K3
3. Melaksanakan kegiatan rutin
LINGKUNGAN DAN BUDAYA SEKOLAH
Lingkungan dan budaya disekolah telah mencerminkan suasana yang amat kondusif terutama dari berbagai segi. Lingkungan manajemen sekolah: kepala sekolah dan wakil kepalasekolah terbuka terhadap kritik dan memperhatikan berbagai hal tentang hal-hal yang dipandang menghambat lingkungan sekolah. Pihak manajemen melakukan kerjasama dengan berbagai pihak dan ini memberikan suasana yang kondusif untuk pembelajaran karena berbagai pihak melakukan dukungan atau partisipasi.
Kepala sekolah dan wakil sekolah termasuk wali kelas memberikan dukungan untuk berbagai aktivitas yang dipandang menumbuhkan suasana kondusif di sekolah.. berbagai fasilitas terpenuhi seperti computer notbook atau lapop,printer, internet, ruang istirahat dll.
Guru - guru secara keseluruhan dilengkapi dengan fasilitas dan sarana untuk meningkatkan proses pembelajaran, dimulai dari ruang majelis guru yang memadai, computer, internet, laptop, LCD proyektor. Guru memiliki motivasi kerja yang tinggi sehingga siswa termotifasi untuk belajar dan siswa merasa nyaman ada disekolah.
Lingkungan fisik sekolah nyaman dan teduh dengan berbagai tanaman dan taman belajar sehingga menyebabkan siswa betah disekolah. Siswa juga dilengkapi dengan fasilitas sekolah yang telah disediakan seperti kantin, internet, kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler yang beragam.
Visitors :5518 Org
Hits : 20412 hits
Month : 207 Users